Building A Tower
![]() |
| iamjamesward.com |
Saya adalah seorang engineer yang sedang bergabung dalam sebuah tim untuk membangun tower di suatu kota. Proyek ini adalah proyek pribadi milik seorang konglomerat yang tinggal di kota tersebut. Selain akan digunakan sebagai perkantoran, basement dari tower ini juga akan di gunakan sebagai museum. Akibat krisis ekonomi yang setahun kemudian terjadi setelah tower tersebut mulai dibangun, dana untuk pembelian material bangunan menjadi terhambat sedangkan mau tidak mau tower harus selesai dibangun sesuai dengan rencana awal pembangunan. Dengan telah melalui banyak pertimbangan, pimpinan saya mau menginvestasikan sebagian uangnya untuk keberlanjutan proyek ini. Selain itu beberapa investor juga tertarik untuk menanamkan sahamnya. Namun demikian, kekurangan dana untuk membangun tower ini tetap saja belum tertutup seluruhnya, Oleh karena itu, pemimpin saya memutuskan untuk menurunkan kualitas semen yang dipakai dan mengurangi jumlah besi yang digunakan dari yang telah diencanakan. Apa yang akan saya lakukan sebagai seorang engineer? Berikut tabel problem solving yang dibuat berdasarkan pertimbangan norma dan pilihan seorang engineer.
TINDAKAN --->
|
Mengikuti keputusan pimpinan
|
Mengadakan perkumpulan untuk
menentang pemimpin
|
Mengadakan perkumpulan untuk
mencari solusi bersama
|
Melaporkan ke media sosial
|
Mengerjakan sesuai rencana awal
|
NORMA
|
|||||
Memproritaskan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan
|
Tidak, karena dapat mengakibatkan
kecelakaan fatal
|
Mungkin, bisa saja pemimpin berubah
pikiran
|
Iya, untuk mencari jalan terbaik
dalam mencari solusi
|
Iya, agar masyarakat lebih
berhati-hati
|
Tidak, kekurangan bahan baku
mengancam keselamatan
|
Melakukan pekerjaan di daerah yang menjadi keahlian kita
|
Tidak, karena ada kesalahan
perencanaan
|
Tidak, menentang bukanlah tugas
seorang engineer
|
Iya, senagai seorang engineer saya
dapat mendiskusikannya
|
Iya, isi berita memuat pengetahuan
tentang konstruksi
|
Iya, karena saya expert di bidang
ini
|
Menyatakan masalah publik dengan objektif dan jujur
|
Mungkin, agar lebih transparan
|
Iya, saya akan jujur bahwa saya
tidak setuju
|
Mungkin, masyarakat bisa jadi dapat
ikut campur tangan
|
Iya, agar publik tau apa yang
menjadi kendala
|
Mungkin, yang telah direncanakan
sesuai prosedur
|
Tindakan untuk pimpinan dan agen yang loyal dan terpercaya
|
Iya, loyalitas sebagai bawahan
terhadap pimpinan
|
Tidak, saya tidak sependapat dengan
pimpinan saya
|
Iya, berpendapat dan memberi
masukan tetap sesuai kode etik
|
Tidak, bukan merupakan tugas saya
|
Tidak, saya menyimpang dari
instruksi pimpinan
|
Menghindari tindakan menipu
|
Tidak, karena saya tidak setuju
dengan keputusannya
|
Mungkin, agar selesai sesuai target
awal
|
Iya, karena diskusi bersifat
terbuka
|
Iya, agar publik bisa ikut
mengkritisi
|
Mungkin, karena dilakukan sesuai
rencana
|
Melakukan sendiri dengan terhormat
|
Tidak, karena saya harus menunggu
komando dari pimpinan
|
Tidak, tidak pantas karena
menentang pimpinan
|
Iya, dengan prosedur yang sesuai
dan sistematis
|
Tidak, karena bisa dilakukan
diskusi internal
|
Mungkin, karena kita harus loyal
kepada pimpinan
|
TOTAL
|
Mungkin : 1
|
Mungkin : 2
|
Mungkin : 1
|
Mungkin : 0
|
Mungkin : 3
|
Iya : 1
|
Iya : 1
|
Iya : 5
|
Iya : 3
|
Iya : 1
|
|
Tidak : 4
|
Tidak : 3
|
Tidak : 0
|
Tidak : 2
|
Tidak : 2
|
Dengan menganalisis tabel problem solving diatas, sebagai engineer saya akan memilih untuk mendiskusikan masalah ini dengan rekan-rekan kerja saya terlebih dahulu. Kita akan mencari solusi terbaik yang bisa diaplikasikan agar rencana awal tetap berjalan dengan tanpa melanggar kode etik seorang engineer.
Sumber : To Engineer is Human - The Role of Failure in Successful Design by Henry Petroski dengan modifikasi ulang oleh penulis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar